Pantaskah Kita Berkeluh Kesah?

“…Jika kamu bersyukur pasti Kutambah nikmatKu kepadamu; sebaliknya jika kamu mengingkari nikmat itu, tentu siksaanku lebih dahsyat. (QS Ibrahim [14]: 7)

Bagi yang memiliki akun sosmed aktif, pastinya seringkali menuliskan apa yang ada di pikirannya, bahkan mengungkapkan apa yang ada dalam hatinya. Otomatis orang-orang akan mengetahui apa yang dia pikirkan atau apa yang dia rasakan. Hanya saja, sangat disayangkan banyak dari pengguna sosmed (khususnya kalangan muda-mudi) yang isi statusnya mengenai masalah yang sedang dia hadapi, entah itu tentang perasaan, cinta, teman, keluarga, atau yang lainnya.

Padahal status dan cuitan di sosmed itu mencerminkan sifat seseorang. Jika seseorang itu sedikit-sedikit punya masalah update status: sedang galau update status, sedang sedih update status, pokoknya apa yang dilakukan dan rasakan langsung ditulis jadi status, seakan sosmed itu adalah obat dari segala keluh kesah dan galau. Sifat seperti inilah yang mencerminkan seseorang memiliki sifat tidak tegar atau kurang tabah dalam menjalani hidup. Hal ini sesuai dengan firman Allah Swt. dalam Al-Quranul Karim. “Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.” (QS Al Ma’arij [70] : 19). Baca lebih lanjut

Menjadi Padi, Makin Berisi Semakin Merunduk

Sikap rendah hati, membuat kita lebih terbuka. Mau tetap belajar dan menerima hal baru. (Andrie Wongso)

Pada zaman pemerintahan Khalifah Syaidina Umar bin Khatab, ada seorang panglima perang yang disegani lawan dan dicintai kawan. Panglima perang yang tak pernah kalah sepanjang karirnya memimpin tentara di medan perang. Beliau adalah Jenderal Khalid bin Walid.

Namanya harum, termahsyur dimana-mana. Semua orang memujinya. Kemanapun beliau pergi selalu disambut dengan teriakan penuh pujian. Ya! Bahkan beliau mendapat gelar langsung dari Rasulullah SAW yang menyebutnya sebagai Pedang Allah yang Terhunus (Saifullah Al-Maslul).

khalidibnalDalam suatu peperangan beliau pernah mengalahkan pasukan tentara Byzantium dengan jumlah pasukan 240.000. Padahal pasukan muslim yang dipimpinnya saat itu hanya berjumlah 46.000 orang. Lawannya lebih banyak dari 5 kali lipatnya. Namun, dengan kejeliannya mengatur strategi, pertempuran itu bisa dimenangkan begitu mudah. Pasukan musuh lari terbirit-birit. Itulah Khalid bin Walid, beliau bahkan tak gentar sedikitpun menghadapi lawan yang jauh lebih banyak.

Ada satu kisah menarik dari Khalid bin Walid. Dia memang sangat sempurna di bidangnya; ahli siasat perang, mahir segala senjata, piawai dalam berkuda, dan karismatik di tengah prajuritnya. Dia juga tidak sombong dan lapang dada walaupun berada dalam puncak popularitas. Baca lebih lanjut

Aku Adalah Juara!

Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu? dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu, yang memberatkan punggungmu. Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap. (QS Al-Insyirah, 94: 1-8)

WinnerDalam hidup, setiap orang ingin menjadi sang juara. Bukan sekadar soal menjadi lebih unggul daripada orang lain, namun ini soal cara meraih tujuan yang hendak dicapai. Seorang juara selalu memiliki tujuan yang jelas.  Para juara tidak dibuat di arena. Arena hanya alat atau media untuk menjadi juara. Muhammad Ali, petinju paling berpengaruh di dunia pernah memberitahu resep menjadi juara. Ia berkata, bahwa para juara dibuat dari sesuatu yang ada di dalam diri mereka – sebuah hasrat, sebuah impian, sebuah visi. Mereka memiliki keterampilan dan kemauan, tetapi kemauanlah yang terbesar. Bukan hanya mengikuti pertandingan, karena akan percuma tanpa hasrat, impian, dan visi. Maka, tentukanlah tujuan hidupmu. Tentukanlah mimpi, cita-citamu dan gapailah. Terus jadikan setiap langkah hidup untuk mencapai tujuan itu. Baca lebih lanjut

Membangun Peradaban Dengan Islam

Indonesia selama ini dikenal dengan jumlah penduduk Islam terbesar di seluruh dunia bahkan mengalahkan populasi penduduk Islam di negara Arab Saudi. Saat ini populasi umat Islam di dunia berjumlah sekitar 23,4 persen dari total penduduk dunia dan akan terus meningkat pada tahun-tahun selanjutnya.

Peningkatan populasi umat Islam ini diikuti oleh negara-negara Islam lainnya seperti India, Pakistan, Bangladesh, Mesir, Nigeria, Turki, dan Maroko. Populasi umat Islam yang terus bergerak naik ini sangat memungkinkan untuk bangkitnya kembali peradaban Islam pada tahun 2045.

Mengapa tahun 2045? Tahun 2045 merupakan golden year untuk Indonesia sendiri karena pada tahun tersebut menjadi puncak dimana usia produktif penduduk Indonesia meningkat secara drastis. Banyaknya pemuda berlandaskan Islam saat ini memberikan angin segar untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat peradaban. Baca lebih lanjut

Meraih Kejayaan dengan Membaca

6360308249342725132125989783_book

Meskipun dalam kondisi Ummi (yang tidak pandai membaca dan menulis), wahyu yang pertama kali turun kepada Rasullulah saw adalah “Iqra!” atau “Bacalah!”

Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (QS. Al ‘Alaq :1-5)

Pepatah mengatakan, membaca adalah jendela dunia. Pepatah itu benar adanya. Ayat di atas menunjukkan bagaimana Allah swt telah mengutamakan kewajiban membaca bagi hamba-hambaNya. Karena dengan membaca setiap manusia dapat memahami dan mempelajari sesuatu yang tidak diketahuinya. Dan dengan membaca seseorang dapat memperoleh informasi. Sebuah jalan memahami ilmu pengetahuan dan menjadi bijaksana. Baca lebih lanjut

Benarkah Indonesia Sudah Merdeka?

indonesia-merdeka

Indonesia memiliki hampir segalanya. Gunung tembaga dan emas, minyak bumi, kayu, sumber daya lautan, tanah subur, kecakapan buruh para rakyatnya dsb. Indonesia dijajah oleh Belanda diabad ke 16, dijarah oleh Barat selama ratusan tahun. Indonesia di hisap semua kekayaanya oleh negara Barat sehingga mereka mampu menjadi kuat dan besar seperti sekarang ini.

Sepertinya kini keadaan tak jauh berbeda. Hanya saja penjajahannya bukan lagi tampak secara fisik dengan berbagai penyiksaan dan pertumpahan darah. Akan tetapi penjajahan yang sistematis secara ekonomi. Misalnya saja, sekarang kita didikte oleh IMF, oleh bank dunia. Negeri yang sangat kaya ini diubah menjadi negara pengemis, negeri dengan lilitan hutang. Baca lebih lanjut

Merokok Versus Keteladanan dan Cerminan Karakter Bangsa

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (QS: Al-Ahzab: 21)

“MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN”.

smokers_dead_wallpaper_jxhy

Tulisan tersebut terpampang dengan jelas mengisi setiap bungkus rokok. Banyak slogan yang menunjukan bahwa rokok tidak baik bagi kesehatan, banyak penelitian dan riset yang menunjukan bahwa rokok berbahaya. Sudah banyak fakta serta bukti yang mendukung bahwa racun dan zat berbahaya terkandung dalam asap rokok.  Ada 4000 macam zat kimia dalam sebatang rokok dan 200 jenisnya berbahaya. Lebih berbahaya lagi karena bahaya rokok tersebut justru terpapar juga kepada orang yang tidak merokok. Tanpa sadar menyebarkan mudharat kepada orang lain.

Nyaris semua orang perokok sudah tahu bahaya rokok, namun perokok masih ditemui disetiap tempat dan waktu. Bahkan di tempat dimana khalayak umum berada, di angkutan umum, di terminal, di pasar, di majelis ilmu dan yang lebih miris penghisap rokok juga ada yang dari kalangan terpelajar dan menjadi panutan, seperti guru, dosen, kyai bahkan dokter yang paling tahu bahaya dari rokok itu sendiri !. Inilah potret cerminan di masyarakat kita, mungkin cerminan umat Muslim karena mayoritas penduduk Indonesia adalah Muslim. Seseorang bisa memiliki ilmu dan pengetahuan akan tetapi belum memiliki watak yang baik (akhlak). Baca lebih lanjut

Menjadi Sadar, Menjadi Pembelajar

self-awareness-involution“Barangsiapa yang menempuh satu jalan untuk mendapatkan ilmu, maka Allah menudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim)

Suatu ketika, seorang polisi menghentikan seorang bapak pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan helm. Dimana bapak itu hanya mengenakan peci berwarna putih sebagai penggantinya. Tanpa pikir panjang, polisi meminta SIM dan STNK si bapak yang langsung ditolak dengan keras oleh si bapak.

Polisi : (Mengeluarkan buku tilang) Maaf, boleh saya melihat SIM dan STNK anda?

Bapak : Sebutkan apa kesalahan saya.

Polisi : Anda tidak mengenakan helm.

Bapak : Saya tidak akan mengenakan helm, itu bukan sesuatu yang wajar di agama saya.

Polisi : (Sedikit bingung) Maksud anda? Baca lebih lanjut

Kesesatan Yang Masuk Akal dan Diamini Umat

Dari Hudzaifah r.a., ia berkata, Rasulullah Saw. bersabda: “Dajjal itu buta mata kirinya, berambut lebat, ia membawa surga dan neraka, nerakanya adalah surga dan surganya adalah neraka.” (HR. Muslim).

Hebat memang wajah polos dan ketakutan ibu Saeni, sang pemilik warteg yang buka siang hari saat bulan Ramadan. Ia mampu menghipnotis masyarakat Indonesia bahkan sekelas presiden. Setelah Presiden Joko Widodo memberikan bantuan uang sebesar Rp 10 juta, berikutnya giliran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ikut memberikan bantuan uang untuk Saeni.

Drama razia warteg di Serang-Banten ini sangat menarik, karena membuat yang menonton terenyuh dan tanpa berfikir panjang menggalang dana untuk pemilik warteg. Angkanya fantastis hingga terkumpul dana senilai Rp 260 juta-an! Peran media yang mendramtisir sangat penting di sini. Sampai-sampai ribuan perda (peraturan daerah) yang berbau Islam akan di hapus oleh presiden.

Presiden dan masyarakat yang memberi sumbangan itu baik dan mulia. Tapi mengapa pilih kasih? Padahal banyak kejadian penggusuran dan masalah sosial lainnya yang tidak di bantu. Ini menjadi tampak berkaitan dengan kepentingan politis yang di mainkan oleh media massa. Jadi tidak usah heran, karena permainan media dan agenda politis sangat capek hati, sumpah serapah dalam hati jika di ikuti terus, sedangkan kita tidak ada kemampuan mengubahnya secara signifikan. Baca lebih lanjut

Rahasia dan Manfaat Puasa Bagi Kesehatan

benefits-of-fasting

 

Bagi tiap-tiap sesuatu itu ada pembersihnya, dan pembersih badan (jasad) adalah puasa (HR. Ibnu Majah)

 

AJAIB! Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan manfaat dari puasa. Secara sederhana, ajaib adalah sesuatu yang aneh tapi nyata. Yakni, sesuatu yang terjadi di luar prediksi manusia, atau sesuatu yang dapat diprediksi, tetapi kenyataannya melebihi apa yang diprediksikan. Namun demikian, bukan berarti sesuatu yang ajaib itu tidak ada yang rasional. Di dunia ini ada banyak kejadian atau peristiwa aneh dan ajaib, tapi rasional, bahkan sangat rasional. Hal itulah yang terjadi pada puasa.

Puasa adalah salah satu ibadah dalam Islam yang memiliki berbagai keajaiban, diantaranya dapat melahirkan kesehatan. Hal ini sesuai dengan   sabda   Rasulullah   Saw   yang diriwayatkan oleh Ibnu Suny dan Abu Nu’aim, Berpuasalah kamu niscaya akan sehat. Secara fisik,  puasa memiliki efek kesehatan seperti: membangun sistem kekebalan, sistem pencernaan, sistem reproduksi, dan masih banyak lagi. Baca lebih lanjut