Menjadi Besar Karena Menjadi Diri Sendiri Yang Apa Adanya

“seperti sepatu yang kita pakai, tiap kaki memiliki ukurannya

memaksakan tapal kecil untuk telapak besar akan menyakiti

memaksakan sepatu besar untuk tapal kecil merepotkan

kaki-kaki yang nyaman dalam sepatunya akan berbaris rapi-rapi”

Puisi Karya Salim A. Fillah

Umar, jagoan yang biasa bergulat di Ukazh, tumbuh di tengah bani Makhzum nan keras dan bani Adi nan jantan. Sifat-sifat itu –keras, jantan, tegas, bertanggungjawab dan ringan tangan turun gelanggang – dibawa Umar, menjadi ciri khas kepemimpinannya.

Utsman, lelaki pemalu, anak tersayang kabilahnya, datang dari keluarga bani Umayyah yang kaya raya dan terbiasa hidup nyaman sentosa. Rasa malulah yang menjadi akhlaq cantiknya. Kehalusan budi perhiasannya. Kedermawanan yang jadi jiwanya. Baca lebih lanjut