Perbedaan Itu Adalah Keseimbangan

Hakikat suatu ekosistem adalah keberagaman yang menciptakan keanekaragaman hayati dalam suatu keseimbangan. (Menilik Manfaat Sebelum Kepunahan. Kompas, Selasa 9 Maret 2010)

Indonesia, adalah negara yang terdiri dari berbagai macam suku dan budaya, Bhineka Tunggal Ika merupakan semboyan bangsa yang berarti “berbeda-beda tetapi tetap satu” atau Keberagamanlah yang membentuk negara Indonesia.

Keberagaman adalah anugerah yang diberikan oleh Tuhan sebagai  penjaga keseimbangan alam semesta ini. Kehidupan di atas Planet bumi ini dapat tetap terjaga berkat suatu hukum rantai keseimbangan.  Dari keanekaragaman makhluk hidup dalam suatu lingkungan terciptalah suatu proses berantai yang saling berhubungan satu sama lainnya, kita menyebut rantai keseimbangan itu dengan siklus. Ada siklus rantai  makanan, siklus nitrogen , siklus karbon, siklus air dsb. Segala macam siklus itu dapat tetap berjalan karena adanya keanekaragaman didalamnya.

Sebuah hutan sebagai suatu ekosistem, tanpa adanya beraneka ragam flora dan fauna didalamnya maka hutan itu tidak akan mampu bertahan. Masing-masing jenis flora dan fauna itu menjadi sebuah sistem keseimbangan, satu saja jenis tumbuhan ataupun binatang yang punah akan menganggu rantai keseimbangan lainnya. Misalnya saja, kepunahan harimau akan mengakibatkan rantai makanan terganggu. Populasi satwa sebagai makanan harimau, taruhlah makanan harimau itu misalnya kijang. Jumlah kijang yang seharusnya tetap seimbang akan menjadi melonjak drastis dan akibatnya kijang yang populasinya melonjak itu lama kelamaan akan kehabisan jumlah rumput sebagai makanannya yang tidak berimbang dengan jumlah populasi kijang. Akibatnya, jumlah kijang yang bertabah banyak tidak berimbang dengan jumlah rumput, maka rumput yang terus menerus dimakan oleh kijang akhirnya habis dan punah, lalu kijang yang kehabisan rumput tersebut menyusul punah karena tak ada lagi rumput yang bisa diperoleh. Kepunahan Kijang itu akan berdampak kepada mahkluk lainnya pula, membuat makhluk lainyapun ikut punah, dan begitulah seterusnya.  Singkatnya, kepunahan satu saja jenis makhluk  didalam sebuah ekosistem akan mengakibatkan kepunahan bagi seluruh makhluk yang berada didalam ekosistem tersebut.

Suatu keseimbangan karena keberagamana itu pada hakikatnya menyiratkan suatu makna kepada kita.  Sebagai manusia, kita seharusnya bersyukur karena kita terlahir berbangsa dan bersuku-suku. Diantara kita terdapat berbagai macam bentuk perbedaan, perbedaan ras, perbedaan bahasa, perbedaan agama, perbedaan budaya, perbedaan harta, dan segala macam bentuk perbedaan yang beraneka ragamnya. Dan lagi tak ada satupun manusia yang tercipta sama, masing-masing diri kita adalah unik. Adanya perbedaan itu bukan untuk dihancurkan agar semua menjadi seragam, tetapi pada hakikatnya kita harus saling menopang satu sama lain, saling memahami, saling mengasihi dan menghormati perbedaan itu, karena pada dasarnya didalam suatu perbedaanlah keseimbangan itu berada. Janganlah ada lagi saling mebenci dan memaksakan kehendak diantara kita.

Di dalam Al Quran, Tuhan semesta alam berfirman.

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal (memahami). Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS 49:13).

Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya ?. Dan tidak ada seorangpun akan beriman kecuali dengan izin Allah; dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya.  (QS 10:99-100).

Wallahualam bisahwab. Yang baik berasal dari Allah, yang buruk berasal dari saya pribadi.

Senin, 15 Maret 2010

2 thoughts on “Perbedaan Itu Adalah Keseimbangan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s