Tips Untuk Hidup Abadi Sampai Hari Kiamat

Hidup abadi di dunia adalah cita-cita saya. Yup, salah satu mimpi yang saya ingin wujudkan adalah hidup abadi, hidup selamanya sampai kiamat tiba.

Kita melihat sebuah kenyataan, bahwa segala apa yang ada di dunia ini ternyata hanya sementara. Semuanya akan berubah seiring waktu berjalan. Makhluk hidup itu tidak dapat luput dari kematian. Umat Islam mengetahui bahwa Tuhanlah satu-satunya yang abadi. Dalam Asmaul Husna disebutkan bahwa Allah bersifat Al-Baqi, Maha Kekal. Mungkin tidak ada makhluk bernyawa yang dapat hidup selamanya didunia, kecuali para Malaikat, juga Iblis dan para pengikutnya yang konon akan hidup sampai hari kiamat kelak. Itulah Sunatullah atau hukum yang telah Allah tetapkan dan tidak dapat diganggu gugat lagi. Pertanyaan saya selanjutnya, bisakah manusia juga dapat hidup abadi di dunia ini sampai kiamat tiba?.

Mungkin kawan masih ingat tentang hukum kekalan energi didalam ilmu fisika. Didalam hukum I termodinamika menyebutkan bahwa energi itu kekal, artinya ilmu pengetahuan menyebutkan bahwa sesuatu yang kekal didunia itu ada. Namun, Sunatullah atau hukum alam juga menyebutkan bahwa kita tidak akan luput dari entropi atau hukum II termodinamika. Entropi adalah tingkat kekacauan sebuah sistem, semakin besar nilai entropi maka semakin besarlah tingkat “chaos” atau kekacauan suatu sistem tersebut. Pada dasarnya nilai entropi adalah cenderung positif, artinya bahwa pada kondisi normal semua sistem yang dibiarkan tanpa gangguan cenderung menjadi tak teratur, terurai, dan rusak sejalan dengan waktu. Seluruh benda, hidup atau mati, akan aus, rusak, lapuk, terurai dan hancur. Akhir seperti ini mutlak akan dihadapi semua makhluk dengan caranya masing-masing dan menurut hukum ini, proses yang tak terelakkan ini tidak dapat dibalikkan.

Pusing dengan penjelasan diatas?. Kalau begitu mari kita ibaratkan dengan sebuah benda. Misalnya mobil, apabila kita mempunyai sebuah mobil lalu mobil itu dibiarkan di alam tanpa kita sentuh, rawat dan lain sebagainya, maka dengan sendirinya mobil itu akan rusak. Kerusakan yang dialami mobil itu dengan sendirinya tidak dapat diganggu gugat. Tidak hanya mobil, kecenderungan untuk menjadi rusak juga berlaku bagi semua yang ada didunia ini tanpa terkecuali.

Manusia adalah makhluk bernyawa. Titik tertinggi kerusakan yang dialami oleh makhluk bernyawa adalah mati. Dan kita semua mengetahui bahwa umur normal seorang manusia adalah tidak akan lebih dari 150 tahun, rata-rata manusia bahkan berumur tidak lebih dari 70 tahun (manusia dengan umur paling panjang yang tercatat saja Tomoji Tanabe usianya hingga meninggal: 113 tahun 274 hari). Kita sebagai manusia normal memang tidak mungkin hidup abadi dan lebih lama dari jangka waktu itu, maka adalah mustahil pula kita bisa hidup sampai kiamat. Ya kecuali kalau kiamatnya tahun 2012 berarti kita memang bisa mungkin hidup sampai kiamat (he2 kiamat tidak ada yang tahu, tapi menurut science setidaknya umur bumi ini normalnya masih mencapai 5 miliar tahun lagi). Umur manusia itu adalah hukum Tuhan yang lainnya. Namun jangka waktu 1 abad kehidupan seorang manusia itu bukanlah waktu yang sedikit, kita telah beruntung karena diciptakan oleh Tuhan sebagai manusia. Kita telah beruntung karena manusia itu memiliki akal pikiran dan nama. Karena dengan akal pikiran dan nama itulah manusia bisa hidup abadi bahkan hingga hari kiamat. ( ??? ).

Kita tentu mengenal nama Muhammad SAW, Albert Einstein, Isac Newton, Soekarno dan orang-orang terdahulu yang sudah wafat. Tapi apakah kita menyadari, nama mereka kesemuanya tidak pernah mati. Mereka tetap hidup sampai saat ini, dan bahkan mungkin mereka akan tetap abadi sampai kiamat kelak. Kunci hidup abadi mereka adalah mereka dapat hidup didalam hati dan pikiran tiap-tiap insan. Yap.. jangan lupakan point penting ini: rumus untuk dapat hidup abadi adalah dengan hidup didalam hati dan pikiran orang yang masih hidup.

Mungkin untuk dapat hidup selamanya dihati dan pikiran setiap manusia itu sangat sulit sekali untuk dilakukan, karena syaratnya kita harus menjadi orang besar dan terkenal terlebih dahulu. He2 Jangan khawatir.. tahukah kawan?, salah satu trik yang paling mudah untuk dapat hidup abadi dihati dan pikiran itu adalah dengan cara menulis. Yup dengan tulisan, sekalipun sudah mati kita bisa tetap diingat oleh orang lain yang masih hidup. Sebagai contoh, tulisan “nama” diatas batu nisan kuburan orang yang sudah mati, jika tulisan itu dibaca (tentunya dibaca orang yang masih hidup), setidaknya orang yang membaca itu akan mengingat nama orang mati yang baru saja dibaca itu, ya walaupun mungkin hanya diingat dan hidup dipikiran untuk beberapa detik saja. he2

AKU

Kalau sampai waktuku
'Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri

Dan aku akan lebih tidak perduli

Aku mau hidup seribu tahun lagi

Chairil Anwar. Maret 1943

Chairil Anwar dalam puisinya bermimpi ingin hidup sampai 1000 tahun lagi, dan sampai sekarang ternyata namanya tetap hidup walaupun dalam kenyataanya beliau hanya hidup 27 tahun saja. Maka saya tidak ingin kalah, saya ingin hidup 1 juta tahun lagi, saya ingin tetap hidup walaupun telah menjadi fosil kelak. Sekarang giliran kawan semua, berapa tahun lagi kalian ingin hidup?

Akhir kata, jangan takut untuk mencoba dan bermimpi untuk dapat hidup abadi. Karena tidak mustahil suatu mimpi akan terwujud apabila kita mencoba dan berusaha untuk mewujudkannya.

Credit Ilustrasi : http://ikadijatim.org/wp-content/uploads/2008/10/jam_langit.jpg

Iklan

2 thoughts on “Tips Untuk Hidup Abadi Sampai Hari Kiamat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s