Interaksi Proses Sistem Operasi

Pada umunya, proses yang bersifat simultan (concurrent) dijalankan pada sistem operasi dapat dibedakan menjadi yaitu proses independent dan proses kooperatif.
•    Suatu proses dikatakan independen apabila proses tersebut tidak dapat terpengaruh atau dipengaruhi oleh proses lain yang sedang dijalankan pada sistem. Berarti, semua proses yang tidak membagi data apa pun (baik sementara/ tetap) dengan proses lain adalah independent.
•    Sedangkan proses kooperatif adalah proses yang dapat dipengaruhi atau pun terpengaruhi oleh proses lain yang sedang dijalankan dalam sistem. Dengan kata lain, proses dikatakan kooperatif bila proses dapat membagi datanya dengan proses lain.

Dalam kasus kerjasama pemakaian sumber daya bersama meliputi proses-proses yang saling berinteraksi tanpa dinyatakan secara eksplisit.
Contoh : Banyak proses mengakses variabel atau berkas yang dipakai bersama. Proses-proses dapat menggunakan dan memperbarui data yang dipakai bersama tanpa peduli proses-proses lain. Proses mengetahui bahwa proses-proses lain dapat juga mengakses data yang sama. Proses-proes harus bekerja sama untuk menjamin integritas data yang dipakai bersama tersebut.
Pada sistem dengan banyak proses kongkuren, terdapat tiga kategori interaksi, yaitu :

a.    Proses-proses saling tidak peduli (independen)
Proses-proses ini tidak dimaksudkan untuk bekerja bersama untuk mencapai  tujuan tertentu. Pada multiprogramming dengan proses-proses independen, dapat berupa batch atau sesi interaktif, atau campuran keduanya. Meski proses-proses tidak bekerja bersama, sistem operasi perlu mengatur persaingan diantara proses-proses itu dalam memperoleh sumber daya yang terbatas.
Contoh : Terdapat dua aplikasi misalnya Adobe PDF Reader dan Microsft Word yang berusaha mengakses printer yang sama, bila kedua aplikasi benar-benar mengakses printer yang sama secara bersamaan, maka kedua proses akan memperoleh hasil yang tak dikehendaki.
Sistem operasi harus mengatur pengaksesan-pengaksesan sumber daya agar tidak menyebabkan hasil yang tidak dikehendaki.

b.    Proses-proses saling mempedulikan secara tidak langsung
Dimana proses-proses tidak perlu saling mempedulikan identitas proses-proses lain tapi sama-sama mengakses objek tertentu, seperti buffer masukan/keluaran. Proses-proses itu perlu bekerja sama (cooperation) dalam memakai bersama objek tertentu.
Contoh : sebuah lagu Mp3 yang dijalankan oleh Winnamp dan Windows Media Player secara bersamaan.

c.    Proses-proses saling mempedulikan secara langsung
Proses-proses dapat saling berkomunikasi dan dirancang bekerja sama untuk suatu aktivitas.
Contoh: Sebuah program pengconvert file Word ke PDF yang terintegrasi langsung dengan Microsoft Word

One thought on “Interaksi Proses Sistem Operasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s