Saya Seorang Pecundang Cinta, Bagaimana Dengan Anda?

Kisah cinta saya tidak berjalan dengan mulus. Seumur hidup saya hanya pernah memiliki seorang pacar yang benar-benar resmi, itupun setelah berbagai suka duka karena dipendam sebelumnya selama 3 tahun. Saya adalah seorang lelaki yang mudah luluh dan tak mampu berbuat apa-apa apabila berada dekat dengan wanita yang menjadi idaman. Mungkin ini penyakit saya, syndrome tekanan darah apabila dekat terhadap seseorang yang dicintai. Alergi cinta begitulah saya menyebutnya.

Penyakit kedua adalah rasa keinginan saya yang tidak konsisten. Saya adalah orang yang kelihatan mudah berubah-ubah pikiran. Hal ini karena saya tidak terlalu menganggap penting setidaknya saat ini untuk memiliki hubungan dengan seorang kekasih. Lagipula saya adalah tipe orang yang berpikir mendalam dan bertanggung jawab (cieh..), saya memikirkan banyak kemungkinan-kemungkinan dan segala macam resiko yang harus ditanggung, jika sekiranya saya tidak mampu untuk menanggungnya ataupun itu bukan jalan yang terbaik, maka saya tidak akan mengambil langkah itu. Mungkin karena inilah saya menjadi seorang penakut yang tidak mampu melangkah kedalam keadaan yang ekstrim dan gila. Ini menjadi boomerang sebagai penghambat kemajuan didalam kehidupan saya. Perfeksionis yang tidak diimbangi dengan pengolahan diri, mungkin begitulah diri saya.

Kendatipun begitu, namun jauh hari bahkan ketika saya belum memasuki usia sekolah dasar. Saya sudah menjadi idaman bagi kaum wanita yang seumuran bahkan lebih tua dari saya. Ya, saya adalah seorang tampan yang lucu (anjrit tralala.. he2). Terlepas dari semua sikap narsis saya itu, saya adalah seorang pecundang sejati. Pernah saya memendam rasa suka kepada 4 orang wanita selama 1 tahun yang berbeda (4 tahun, 1 wanita 1 tahun), dan akhirnya berangsur-angsur hilang karena bosan dengan sendirinya. Ya walaupun tidak dipendam sepenuhnya, karena toh saya sudah merasakan balasan suka dari mereka juga, suka sebagai seorang sahabat tentunya he2 (mencoba membela diri karena gak berani nembak gara2 takut ditolak).

Saya pernah dikirimi beberapa kali surat cinta (ketika SD dan SMP) oleh wanita yang tidak begitu saya kenal, saya juga pernah dikunjungi oleh wanita yang sebelumnya sering menanyakan tentang diri saya, padahal saya belum kenal wanita itu. Pernah ditelepon wanita yang mengaku suka, pernah membuat merah kulit muka beberapa orang wanita ketika saya dekati. Dan berbagai macam kejadian aneh diluar kesadaran saya.

Saya juga pernah menolak wanita, mungkin ini kebodohan saya yang lain. “Menyia-nyiakan kesempatan”, mungkin terlihat seperti itu, akan tetapi saya memiliki alasan lain. “Mendekati zina”, secara tidak langsung saya memberikan kepada kejahatan yang paling indah itu jalan, dan ini adalah kenyataan yang sulit disadari yang akhirnya saya sadari juga. Walaupun ada perasaan saya menjadi orang yang rugi karena akhirnya wanita yang saya cintai didekati zina oleh orang lain, setidaknya bukan saya yang menzinai orang yang saya cintai itu. Saya yakin Allah memberikan yang terbaik, walaupun saya bukan orang yang baik, maka saya akan berusaha menjadi yang terbaik. Ampunilah dosa-dosa hamba ya Rabb.

Hal yang paling lucu adalah ketika saya menginjak bangku kelas 2 SMA. Saya menyukai seorang gadis, tepatnya adik kelas 1. Setiap hari yang saya lakukan adalah memperhatikan gadis itu, dan membuat rangkaian kata untuk dia, terkadang memajangnya di mading sekolah. Tapi jujur saya sangat malas untuk melakukan hubungan. Puncaknya saya memberanikan diri untuk berkata secara langsung, hanya berkata 3 patah kata saja “aku suka kamu” dan dibalas dengan sebuah senyuman yang tidak saya ketahui apa artinya, dan the end. Tidak lanjut kemana-mana, dan berhenti begitu saja. Seolah-olah tidak pernah terjadi apa-apa. Sayapun tidak mengenal gadis itu, yang saya tahu hanya lesung pipitnya ketika tersenyum dan nama depannya.

Saya juga pernah mendapatkan sms dari seorang akhwat nyasar, dia juga menjadi teman curhat dan selalu menasihati saya. Dan jujur kualitas dari sms itu membuat saya jatuh hati pada sosok yang tidak nampak. Kasat mata, dan bisa saja dipenuhi kebohongan. Tapi saya tidak perduli, saya bukan mencintai manusia dibalik sms itu, tapi saya mencintai kedaan dalam kisah-kisah seseorang dibalik handphone itu. Menyejukan jiwa.

Kisah cinta saya saat ini malah makin terasa ganjil, saya hanya berhubungan dengan seseorang lewat telepon genggam. Saya bertemu dengan dia untuk pertama kali dalam sebuah perjalan dari Sukabumi-Bandung, sebuah perjalanan yang membuat waktu terasa singkat, dan saya menjadi lebih muda beberapa tahun meskipun tidak sesuai dengan teori relativitas Einstein yang menyebutkan perjalanan itu harus mendekati kecepatan cahaya terlebih dahulu.

Cinta yang penuh misteri memang sungguh mengasyikan kawan. Kenyataannya selama beberapa bulan terakhir saya belum pernah bertemu secara langsung dengan dia, cara kami bertemu adalah dengan bertatapan tak lebih dari 40 detik. Saya hanya melihat wajah manisnya ketika melewati rumahnya didalam kendaraan bus yang melaju ketika saya melakukan perjalanan Bandung-Sukabumi, Sukabumi-Bandung. Begitupun dengan dia yang hanya melihat sekejap wajah saya yang mencoba untuk tidak berkedip dijendela sebuah bus yang melaju melewati teras rumahnya.

Saya adalah manusia yang penuh misteri, setidaknya itulah devinisi saya bagi saya. Ada sosok yang tidak dapat saya pahami didalam diri saya sendiri. Semua misteri dan keanehan ini memang indah untuk dijalani. Begitulah hidup, penuh teka-teki.

Pertanyaan siapakah jodohmu nanti?, tentunya kita tidak mengetahuinya. Andai saya menjadi seorang aktor sebuah film dan memerankan tokoh Fahri dalam Ayat-Ayat Cinta, maka yang akan saya katakan akan sesuai dengan naskah film tersebut. Ketika ditanya “apakah kamu percaya jodoh Yoga?”. Maka saya akan menjawabnya. “Ya, Setiap orang punya Jodohnya masing-masing”.

One thought on “Saya Seorang Pecundang Cinta, Bagaimana Dengan Anda?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s